-->
Pengertian Evaluasi Menurut Suharsimi Arikunto (2012)

Pengertian Evaluasi Menurut Suharsimi Arikunto (2012)


      Evaluasi pendidikan memiliki makna luas, namun pada awalnya pengertianevaluasi pendidikan selalu dikaitkan dengan prestasi belajar siswa. Definisi yang pertama dikembangkan oleh RalphTyler (1950). Ahli ini mengatakan bahwa evaluasi merupakan sebuat proses pengumpulan data untuk menentukan sejauh mana, dalam hal apa, dan bagian mana tujuan pendidikan sudah tercapai. Jika belum, bagaimana yang belum dan sebabnya (Arikunto, 2012: 3).

      Suharsim Arikunto mengajukan tiga istilah dalam pembahasan ini, yaitu pengukuran, penilaian dan evaluasi.Pengukuran (measurement) adalah membandingkan sesuau dengan suatu ukuran.Pengukuran ini bersifat kuantitatif.Penilaian adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik dan buruk secara kualitatif.Sedangkan evaluasi adalah mencakup pengukuran dan penilaian secara kuantitatif (Arikunto, 2012: 3).


DAFTAR PUSTAKA
Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 2012).
Read more »
Pengertian Evaluasi Menurut Reza Noprial Lubis (2018)

Pengertian Evaluasi Menurut Reza Noprial Lubis (2018)


       Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa pengukuran dalam pendidikan bersifat kongkrit, objektif, dan didasarkan atas ukuran-ukuran yang umum dan dapat dipahami secara umum pula.Contoh, pelaksanaan shalat.Seseorang yang shalat dapat diukur dan dinilai.Pengukuran shalat dilakukan pada aktivitas yang berkaitan dengan pelaksanaan syarat-syarat dan rukun-rukunnya. Bila hal tersebut terpenuhi, maka shalatnya dianggap sah dan seorang muslim terbebas dari kewajiban shalat. Sedangkan penilaian shalat yang berkaitan dengan abad-adab, seperti keihklasan, kekhusu’an, dan sebagainya akan sulit untuk dilihat. Penilaian dalam aspek ini hanya bisa dilihat dari aktivitas yang dilakukannya sehari-hari saat ia melaksanakan shalat. Penilaian lebih sulit daripada pengukuran, apalagi jika dikaitkan dengan nilai aspek-aspek keagamaan, sudah barang tentu penilaian untuk manusia menjadi wewenang Tuhan. (Lubis, 2018).

      Dalam proses belajar mengajar, evaluasi menempati kedudukan yang penting dan merupakan bagian utuh dari proses dan tahapan kegiatan pembelajaran. Dengan melakukan evaluasi, guru dapat mengukur tingkat keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukannya, pada tiap kali pertemuan, setuap catur wulan, setiap semester, setiap tahun, bahkan selama berada pada satuan pendidikan tertentu. Dengan demikian, setiap kali membahas proses pembelajaran, maka berarti kita juga membahas tentang evaluasi, karena evaluasi inklusif di dalam proses pembelajaran (Lubis, 2018).
Read more »
Pengertian Evaluasi Menurut Neliwati (2015)

Pengertian Evaluasi Menurut Neliwati (2015)



          Hal senada juga diungkapkan Neliwati bahwa evaluasi adalah suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu. Evaluasi dalam pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses dalam usaha untuk mengumpulkan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk membuat keputusan akan perlu tidaknya memperbaiki system pembelajaran sesuai dengan tujuan yang ditetapkan (Neliwati, 2015: 75).




Read more »
Pengertian Evaluasi Menurut Nana Sudjana (2009)

Pengertian Evaluasi Menurut Nana Sudjana (2009)


      Evaluasi atau penilaian menurut Nana Sudjana diartikan sebagai proses menentukan nilai suatu objek tertentu berdasarkan suatu kriteria tertentu. Proses tersebut berlangsung dalam bentuk interpretasi yang diakhiri dengan judgment. Interpretasi dan judgment merupkan tema penilaian atau evaluasi yang mengimplikasikan adanya suatu perbandingan antara kriteria dan kenyataan dalam konteks situasi tertentu. (Sudjana, 2009: 3).


DAFTAR PUSTAKA
Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2009).
Read more »